Tampilkan postingan dengan label COMPUTER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label COMPUTER. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Juli 2013

MEMBUAT SHORTCUT CONTROL PANEL SEMUA UTILITY DAN SETINGAN TERSEMBUNYI WINDOWS 7

GodMode adalah semacam "Shortcut folder" pengganti Control Panel yang dapat menampilkan semua utility dan seting tersembunyi bawaan Windows 7 didalam satu folder sehingga memudahkan kita untuk men-setting apapun yang ada didalam Windows 7 melalui satu folder ini. Hemat waktu dan Cepat.






adapun langkah-langkah membuat folder shortcutnya adalah sebagai berikut
1. Buatlah sebuah folder baru di sembarang drive pada komputer anda
















2. Kemudian ganti nama folder tersebut dengan :
GodMode.{ED7BA470-8E54-465E-825C-99712043E01C}
(copy paste nama folder diatas)














3. tekan enter dan shortcut key sudah jadi



Dengan shortcut key tersebut kita dapat membuat tombol pintas menuju pengaturan semua utility dan setingan tersembunyi pada windows 7.





































dengan adanya

Minggu, 16 Desember 2012

MEMBUKA PASSWORD PROTEKSI SHEET MS. EXCEL

Hai Pembaca Blog yang budiman, terkadang kita menemui file Ms. Excel yang terproteksi tiap "Sheet Work" nya untuk membuka proteksi tersebut silahkan mengikuti langkah-langkah berikut ini :
1. Buka file Ms. Excel tersebut,
2. Kemudian Tekan tombol Alt + F11 (maka akan terbuka jendela Ms. Visual Basic),
3. Pada menu bar klik Insert, kemudian klik Module,
4.  Masukan Kode Visual Basic ini kedalamnya :

Jumat, 28 September 2012

Cara Menyembunyikan Drive Hard Disk

Mungkin dalam hardisk kita ada sesuatu yang tidak perlu dilihat oleh pengguna yang lain untuk itu perlu ada pengamanan data yaitu salah satu cara dengan menyembunyikan drive pada Hard Disk komputer kita, berikut caranya :


CARA 1 :
  • Buka Start Menu | Run | ketik diskpart lalu tekan Enter.
  • Jendela DOS akan terbuka, ketik list volume lalu tekan Enter.
  • Untuk menyembunyikan Drive D misalnya, pilih dulu volumenya, ketik select volume 3 lalu tekan Enter.
  • Ketik remove letter D lalu tekan Enter (untuk menyembunyikan Drive D, misalnya)
  • Untuk memunculkan kembali Drive D, pilih dulu volumenya (misal ketik : select volume 3) lalu ketik assign letter D lalu tekan Enter.
  • Ulangi cara di atas bila ingin menyembunyikan drive E, F, dan sebagainya. Cara ini memungkinkan kita menyembunyikan beberapa drive sekaligus dalam satu waktu.
Catatan:
Setelah melakukan hal ini, terkadang komputer perlu di-reboot. Jangan khawatir soal data, karena data dalam harddisk yang disembunyikan tetap sama dan tidak hilang. Terakhir, sebaiknya Drive C (tempat sistem operasi Windows berada) tidak disembunyikan.

CARA 2 : 
 
Manual Editing Windows Registry
  1. Buka Windows Registry Editor dengan ketik “regedit” atau “regedt32″ (tanpa tanda kutip) pada Menu Run
  2. Menuju Key Path: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explore
  3. Buat Value Key:
     Value Name: NoDrives

Data Type: DWORD Value


Data:
Pada data bisa Anda isi dengan drive yang ingin Anda sembunyikan. Adapun nilainya adalah:
A   : 1,
B   : 2,
C   : 4,
D   : 8,
E   : 16,
F   : 32,
G   : 64,
H   : 128,
I     : 256,
J    : 512,
K   : 1024,
L    : 2048,
M   : 4096,
N   : 8192,
O   :16384,
P   : 32768,
Q   : 65536,
R   : 131072,
S   : 262144,
T   : 524288,
U   : 1048576,
V   : 2097152,
W  : 4194304,
X   : 8388608,
Y   : 16777216,
Z   : 33554432,
ALL    : 67108863

Keterangan: 
1. Alphabets di atas merupakan Drive Letters.
2. ALL berarti Semua Drive Letters (Semua Drive)
CARA 3 :
 
Membuat Registry Entry Files 

 
Buat File Teks menggunakan Notepad atau Teks Editor lain,

  1. Sebagai misal Anda ingin menyembunyikan “Drive A”, maka ketik:Windows Registry Editor Version 5.00
    [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer]
    “NoDrives”=dword:00000001"
  2. Sebagai misal Anda ingin menyembunyikan “Drive D”, maka ketik:
    Windows Registry Editor Version 5.00
    [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer]
    “NoDrives”=dword:00000008"
  3. Sebagai misal Anda ingin menyembunyikan “Drive A” dan Drive D”, maka ketik:
    Windows Registry Editor Version 5.00
    [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer]

    “NoDrives”=dword:00000009"


Setelah Anda ketik, Lalu Anda simpan sebagai "Registry Entry Files" dengan ekstensi ".reg", 


misalnya “Hide_Drive_A.reg” atau “Hide_Drive_D.reg” atau “Hide_Drive_A_&_D.reg”

Kemudian Klik Ganda File tersebut, atau Klik Kanan File tersebut yang diikuti Klik “Merge” untuk memasukkan File tersebut ke dalam Windows Registry Database.

Terakhir, Untuk CARA 2 maupun CARA 3, diperlukan Restart Windows untuk melihat efek penyembunyian Drive(s) atau aktivasi penyembunyian Drive(s).

CATATAN: 
Sebagai penunjang keamanan yang lebih baik, teknik penguncian Drive tersebut di atas sebaiknya disertai dengan Teknik Penguncian file regedit.exe/regedt32.exe untuk memBlokir Akses dan Modifikasi Windows Registry Editor (Disable Regedit), walaupun teknik proteksi registry editor ini juga masih relatif mudah dibongkar. Namun masih lebih baik daripada tidak sama sekali.

Sabtu, 21 Juli 2012

Cara Mengatasi Problem Event APPCRASH EXCEL.EXE di Vista

Informasi detail saat muncul pesan error adalah sebagai berikut:

_____________________________________________________________________
Problem signature: 

Problem Event Name : APPCRASH
Application Name : EXCEL.EXE
Application Version : 14.0.4734.1000
Application Timestamp : 4b58fbb3
Fault Module Name : OLEAUT32.dll
Fault Module Version : 6.0.6001.18565
Fault Module Timestamp : 4d0f78bd
Exception Code : c0000005
Exception Offset : 00004580
OS Version : 6.0.6001.2.1.0.768.2
Locale ID : 1057
_____________________________________________________________________ 

Solusi Mengatasinya  Problem Event APPCRASH EXCEL.EXE di Vista :
  1. Buka Regedit (klik Start - Run - ketik: Regedit)
  2. Buka  HKEY_LOCAL_MACHINE - SOFTWARE - Microsoft - Office - Excel - Addins - BtOfficeAddin.Integration1
  3. Lihat jendela sebelah kanan, ganti value LoadBehaviour dari angka (3) menjadi (0)
  4. Restart Komputer